Kisah Masa Kecil Bung Karno

Bung Karno orang yang pintar, pandai, cerdik, cerdas… dan kata lain yang menggambarkan betapa tingginya tingkat intelegensianya. Melihat rentetan 26 gelar doktor honoris causa yang ia terima sepanjang hidupnya, membaca karya-karya tulisnya, susah sekali menyangkal pernyataan di atas.

Tapi lain cerita jika kita menguak sejarah masa kecil Sukarno, tatkala ia masih bernama Koesno. Sejak umur tiga tahunan, Koesno dititipkan ke rumah kakek-neneknya di Tulungagung, Jawa Timur. Sang kakek, Raden Hardjodikromo secara ekonomi tidak bisa dibilang mampu, tetapi masyarakat Tulungagung begitu menghormatinya.

Bukan saja karena ia memiliki kemampuan menyembuhkan berbagai penyakit berkat laku-tirakat khas masyarakat Kejawen. Lebih dari itu, dalam menjalani kehidupan sosial, tampak Hardjodikromo muncul sebagai pinisepuh yang tuntas dalam menjalani laku batinnya.

Ia gemar sekali menolong sesama. Jika tidak dengan kemampuannya mengobati orang sakit tanpa pamrih, maka ia gemar berbagi petuah dan pitutur yang berguna bagi sesama.

Koesno datang dalam keadaan kurus-kering. Setelah “disuwuk” sang kakek, Koesno menjadi bagas-waras. Lincah dan gesit sebagai anak-anak. Di bawah asuhan sang kakek yang begitu memanjakannya, Koesno hadir sebagai anak kecil yang bengal, bandel, dan tidak pintar di sekolah.

Dari usia empat tahun, Koesno sudah disegani kawan-kawannya bermain. Bukan lantaran sifatnya yang nekad menantang maut, tetapi karakter bersahabat yang tulus yang memancar dari sorot matanya yang begitu indah berpendar-pendar.

Tak jarang, ketika Koesno dan teman-temannya bermain panjat pohon, Koesno dengan lincah dan gesit segera merangsek ke dahan paling atas. Dahan terkecil yang begitu ringkih dan bisa menghempaskannya ke tanah sewaktu-waktu.

Jika Koesno sudah berada di pucuk pohon, teman-temannya hanya bisa melongo…. Tidak paham dengan keberanian Koesno yang melampaui batas kenekatan seorang anak seusianya.

Di sekolah? Ah… jangan tanya. Gurunya sering dibuatnya kesal. Koesno jarang sekali menyimak pelajaran. Ia asyik melamun atau menggambar. Temasuk, manakala satu per satu anak diminta ke papan tulis menuliskan soal yang ditanyakan guru, Koesno paling beda.

Bukan huruf demi huruf yang ia ukir di papan, melainkan gambar tokoh pewayangan yang begitu dikaguminya: Bima atau Wrekodara. Lengkap dengan kuku pancanaka, gelung sinupiturang yang angker, dan matanya yang bulat tajam.

sumber
READ MORE »

Fakta Bahwa Papua Bagian Dari NKRI

Wacana kemerdekaan Papua meruncing menyusul adanya perdebatan bahwa secara historis Papua bukan merupakan bagian dari Nusantara. Sebagaimana diketahui, pada masa kolonial Belanda kawasan ini dikenal sebagai bagian dari Nugini Belanda.


Dan sejak tahun 1969 dikenal sebagai Irian Barat hingga 1973 berganti nama menjadi Irian Jaya. Hal ini adalah nama resmi sampai nama Papua diadopsi pada tahun 2002. Hingga saat ini, penduduk asli provinsi ini lebih suka menyebut diri mereka sebagai orang Papua.

Ihwal perdebatan ini, pemerintah berkeras bahwa Papua adalah bagian dari Negara Kesatun Republik Indonesia (NKRI) dan akan terus mempertahankan pulau kaya sumber daya alam ini sebagai wilayah Nusantara.

Mantan Menteri Sekretaris Negara pada era Presiden Abdurahmad Wahid Bondan Gunawan mengamini bahwa Papua merupakan bagian wilayah paling timur Indonesia.

Hal ini, menurut Bondan, bahkan sudah tertulis dalam buku-buku klasik. Dalam manuskrip massa lalu itu sudah ditulis misalnya di Nagara Kertagama karangan empu prapnaca tertulis wilayah Wanin, ini adalah Papua sekarang,” ujarnya dalam diskusi Polemik SINDO Radio, Sabtu (29/10/2011).

Wanin, dalam Nagara Kertagama disebutkan sebagai bagian dari Nusantara. Buku klasik lain yang menyebut Papua sebagai bagian dari Nuswantara—demikian para budayawan menyebut—adalah manukripnya Empu Walniki pada 1150.

“Dia (Empu Walniki) juga pernah menulis bahwa ada sebuah pulau dengan ciri tertentu yang sama dengan Papua,” imbuhnya.

sumber
READ MORE »

Bidadari Laut Yang Menakjubkan

Mereka hidup di perairan-perairan dingin seperti di daerah kutub pada kedalaman hanya puluhan meter dan bisa tumbuh hingga ukuran 5 cm. Mereka diketahui masih berkerabat dengan hewan laut transparan lainnya, kupu-kupu laut (sea butterfly) dan kedua jenis itu sering dianggap sebagai jenis yang sama.

Masih belum banyak yg diketahui soal hewan ini. Hal yg sudah diketahui para ilmuwan di antaranya adalah hewan ini karnivora alias memakan daging. Makanannya bervariasi, namun umumnya mereka hidup dengan memakan zooplankton, baik secara aktif maupun pasif. Jenis lainnya hidup dengan memakan “saudara” mereka sendiri, kupu-kupu laut.



Untuk bertahan, mereka mengeluarkan semacam zat kimia khusus yg hingga kini masih dipelajari para ahli. Bidadari laut – layaknya invertebrata laut dingin lainnya – sangatlah rapuh; tubuh mereka akan hancur & terurai pada suhu di atas 10 derajat Celcius (walaupun ada jenis bidadari laut yg hidup di perairan lebih hangat namun populasinya jauh lebih jarang)

Hal yg agak mengejutkan soal hewan ini adalah, mereka digolongkan para ahli masih satu kerabat dengan siput (Gastropoda) walaupun penampilan mereka kelihatannya sama sekali berbeda. Dasar penggolongan mereka adalah mereka memiliki mulut dipenuhi gigi radula & sepasang tentakel kecil di kepalanya seperti yg dimiliki siput.



Dan seperti siput, mereka juga hermafrodit & bedanya dengan siput, mereka bisa melakukan pembuahan sendiri. Telur-telur yg sudah dibuahi kemudian dilapisi semacam gelatin sebagai pelindung sekaligus untuk menjaganya agar tetap mengapung. Kasarnya, mereka adalah jenis lain dari siput laut tak bercangkang

Para ahli belum tahu persis peran utama mereka dalam rantai makanan, namun mereka yakin hewan ini selain hidup sebagai filter feeder juga menjadi mangsa bagi hewan-hewan kutub lain seperti anjing laut dan penguin.



Ancaman terbesar justru (lagi-lagi) dari manusia, terutama oleh perusakan lingkungan. Tingkat keasaman laut yg semakin bertambah – terutama dari kapal-kapal penangkap ikan – mengancam populasi hewan ini. Plus, karena mereka sangat rapuh, suhu laut yg makin hangat akibat pemanasan global dikhawatirkan bisa memusnahkan keberadaan mereka di bumi. Berharap saja salah satu “harta karun” laut paling unik ini bisa tetap eksis.

sumber
READ MORE »

Rasakan Sensasi Berbelanja Dalam Gelap

Berbelanja busana merupakan aktivitas sederhana yang biasa dilakukan wanita. Melihat-lihat, memilih, mencoba, lalu jika cocok bawa ke kasir dan membayarnya. Tapi, bagaimana jika aktivitas ini dilakukan dengan penerangan minim?


Adalah Hollister, sebuah toko busana di Inggris, menawarkan sensasi belanja yang berbeda. Suasana toko dibuat gelap, sehingga para pelanggan yang terdiri atas remaja berusia 14 hingga 18 tahun harus berusaha keras memilih busana yang tepat.

Tak berhenti sampai di situ, suara musik dalam toko pun disetel kencang. Juga disemprotkan aroma tertentu yang meninggalkan bau khas yang menempel lama, meskipun pengunjung sudah keluar toko.



"Hollister yang dimiliki oleh Abercrombie & Fitch Company ini memang fokus untuk memberikan suasana unik pada pelanggan. Dengan lampu minim, aroma khas serta suara musik yang kencang, kami ingin berbeda dari yang lain," kata Matt Helbig, salah satu pekerja di Hollister, dikutip dari Daily Mail.



Aroma khususnya, memang sangat menempel pada memori pengunjung. Taktik menyemprotkan parfum ini juga diberlakukan di Abercrombie & Fitch cabang Ginza, Tokyo, bahkan di jalan di luar outlet. Sejak dibuka pada 2008, Hollister memang berkembang pesat dan hingga kini terdapat 22 cabang di Inggris.



Antrean mengular pengunjung sering terlihat hingga di luar toko. Hal itu juga membuat makin banyak orang penasaran untuk datang dan berbelanja. Hollister tampaknya berhasil menjadikan kegelapan menjadi bagian utama brand mereka. Meskipun tak nyaman berbelanja di tempat gelap, ternyata banyak juga orang yang menyukainya.



"Aku pikir mereka tak perlu meningkatkan penerangan dalam toko, karena jika terang, bukan Hollister!" kata Wallis Stewart, salah satu pelanggan Hollister.

sumber
READ MORE »

Fakta Mengerikan Seputar Ruang Angkasa

Anda bercita-cita menjadi seorang astronot? Atau sekedar ingin berjalan-jalan ke luar angkasa? Jangan melulu bayangkan hal yang indah-indah. Seperti dikutip dari Discovery, 12 Januari 2010, ada beberapa fakta yang "menarik" seputar kepergian ke luar Bumi itu.


Bangkai Makhluk Hidup
Penelitian dan eksplorasi ruang angkasa telah mengorbankan sejumlah nyawa makhluk hidup, terutama hewan. Jika Anda mengira mengorbankan monyet dan anjing di lab-lab pengujian atas nama ilmu pengetahuan di Bumi, sudah cukup buruk, bayangkan hal ini.

Sejumlah misi luar angkasa awal melibatkan prosedur re-entri ke Bumi. Sayangnya, tidak seluruh pesawat ulang alik berhasil. Diperkirakan, kini banyak bangkai anjing dan simian, jenis monyet yang mirip dengan manusia, yang telah menjadi mumi terus mengorbit Bumi sampai saat ini.

Kebocoran Udara
Alexei Leonov merupakan kosmonot Rusia pertama yang berjalan di ruang angkasa pada tahun 1965 lalu. Sayangnya ia mengalami kebocoran udara dan bahan pakaian mengalami kaku yang tidak diantisipasi sebelumnya.

Kakunya material kostum memaksa ia berupaya kembali ke dalam kapsul dengan susah payah. Ia terpaksa harus menurunkan tekanan di dalam kostum dengan risiko bahan kostum itu menggencetnya ke dalam.

Belum selesai sampai di situ, Voskhod, pesawat yang ia tumpangi meleset dari jalur dan mendarat di pegunungan Ural. Ia terpaksa tetap tinggal di dalam kapsul ruang angkasa tersebut di dalam sampai pertolongan tiba. Di luar, serigala lapar sudah menunggu.

Toilet
Pada 5 Mei 1961, astronot Alan Shepard lebih memilih untuk kencing di celana di pesawat Freedom 7 yang ia tumpangi. Andrew Chaikin, penulis khusus luar angkasa mendeskripsikan, perjalanan ke orbit demikian mengerikan.

Ia menuliskan bahwa toilet di ruang angkasa hanyalah berbentuk pembungkus seperti topi dengan lapisan perekat di pinggirnya. Astronot perlu mengoleskan atau memberikan lapisan anti kuman setelah ia buang hajat.

Nasihat para astronot bagi yang terpaksa memenuhi panggilan alam adalah: telanjang, siapkan waktu sekitar satu jam, dan bawa tisu banyak-banyak. Lakukan secepat mungkin sebelum urin membeku.

Dekompresi Mendadak
Tiga orang astronot Soyuz 11 tewas saat pesawat itu melepaskan tekanan udara saat akan masuk kembali ke atmosfir. Tahun 1965, seorang teknisi dari Johnson Space Center, Houston, AS berhasil hidup dan menceritakan pengalaman serupa.

Saat ia berada di ruang vakum, kecelakaan terjadi dan secara tidak sengaja, kostum luar angkasa yang ia gunakan kehilangan tekanan. Sebelum ia kehilangan kesadaran, yang ia rasakan adalah sensasi lembab yang ia rasakan di lidah terasa seperti mendidih.

Tidak seluruh pakar sepakat seputar gejala dekompresi mendadak. Akan tetapi, beberapa kemungkinannya adalah daging yang membengkak, darah menguap, bola mata meletus, dan pecahnya paru-paru.

sumber
READ MORE »